Udang Onion Ring

Udang Onion Ring

Onion ring adalah salah satu aneka olahan udang yang menjadi santapan hits di kalangan anak muda. Eksis di kafe – kafe dan restoran yang menjadi tempat nongkrong. Biasanya onion ring dinikmati bersama makanan pendamping seperti cumi goreng dan udang goreng. Lalu, bagaiamana membuat udang onion ring? Yuk, simak resep berikut.

Bahan – Bahan Udang Onion Ring:

Bahan Utama

  • bawang bombay- 1 buah
  • tepung terigu – 3 sdm
  • tepung bumbu – 2 sdm
  • bawang putih parut – 1 siung
  • penyedap royko (optional) – secukupnya

Bahan Bumbu

  • udang (jenis apa aja) – 10 ekor
  • bawang merah ukuran sedang (parut/ cincang kasar) – 3 siung
  • garam – secukupnya
  • merica bubuk (optional) – secukupnya
  • penyedap royko (optional) – secukupnya

Langkah Pembuatan Udang Onion Ring:

  • Ambil 1 buah bawang Bombay, kupas, dan iris membulat sehingga menghasilkan bentuk seperti cincin. Jika sudah, sisihkan terlebih dahulu.
  • Siapkan udang an bersihkan dari kepalanya, kemudian cuci hingga bersih.
  • Siapkan bawang merah berukuran sedand dan parut supaya halus atau bisa juga jika Sobat tidak memiliki parutan, bawang merah dpat dicincang kasar.
  • Campur udang dengan bawang merah yang sudah diparut atau dicincang.
  • Taburkan merica, penyedap rasa, dan garam.
  • Aduk semua sampai rata, kemudian biarkan beberapa menit agar meresap.
  • Jika telah meresap, sisihkan udang.
  • Berikutnya, Sobat siapkan adonan tepung basah dan kering.
  • Celupkan bawang Bombay yang sudah diiris tadi ke dalam tepung basah, kemudian celupkan lagi ke dalam tepung kering, lalu goreng pada minyak goreng yang panas lalu kecilkan apinya agar tidak gosong.
  • Goreng juga udang yang sudah dibumbui, goreng hingga matang
  • Apabila telah digoreng semua, udan onion ring siap disajikan.
  • Sajikan bersama saos tomat atau saos sambal.

Nah Sobat, dalam membuat olahan udang, Sobat perlu memperhatikan juga kualitas udangnya karena akan sangat mempengaruhi kualitas rasa masakan. Oleh karena itu Sobat, simak tips dalam memilih udang berikut ya.

  • Sobat perlu memperhatikan warna dan memilih udang dengan warna yang masih cerah, hindari udang yang pucat atau terlalu putih atau berwarna kehitaman
  • Kulit udang yang masih mengkilat dan transparan menandakan udang masih segar
  • Sama seperti ikan, udang yang segar akan beraroma amis yang tidak menyegat atau busuk.
  • Udang yang segar kepalanya masih menempel pada badan
  • Sobat juga harus memastikan bahwa udang yang dipilih belum berlendir

Selain memilih udang yang tepat, kita juga perlu memilih bawang Bombay yang berkualitas baik juga. Nah, Sob, berikut ini tips memilih bawang Bombay.

  • Pilihlah bawang Bombay yang tidak bertunas, Sob. Bawang Bombay tanpa tunas menandakan bawang akan bertahan lebih lama, sedangkan yang bertunas mencirikan bahwa bawang Bombay dipanen terlalu muda sehingga hanya dapat bertahan sebentar.
  • Pilihlah bawang Bombay yang masih segar, ditandakan dengan kulit bawang Bombay yang masih terlihat licin dan mengkilap.
  • Pilihlah bawang Bombay yang masih keras, bawang Bombay yang lembek menandakan bawang telah busuk.
  • Sobat bisa memilih bawang Bombay yang ujungnya masih utuh dan menghindari bawang Bombay dengan ujungnya yang telah terkelupas.
  • Jika Sobat baru saja membeli bawang Bombay dan terasa agak lembab, keringkan dulu bawang Bombay atau diangin – anginkan di suhu ruangan.
  • Sobat bisa menyimpan bawang Bombay di dalam wadah kedap udara.